Perbedaan Purging dan Breakout yang Harus Kita Pahami

Perbedaan Purging dan Breakout Harus Kita Pahami

Membedakan purging dan breakout memang gampang-gampang susah. Biasanya hal ini terjadi setelah kita mencoba produk skincare baru. Saat mencoba skincare, kulit kita bisa menjadi lebih sehat atau malah timbul masalah. Nah, jika timbul masalah seperti jerawat atau bruntusan, ada dua hal yang pasti ada dalam benak kita. Apakah ini termasuk purging atau breakout yaaa?

PURGING dan BREAKOUT

Seperti yang sudah aku katakan di awal, purging dan breakout ini gampang-gampang susah untuk dibedakan. Kenapa? Jika dilihat sekilas, tanda-tanda keduanya hampir sama, yaitu timbulnya jerawat atau brintusan. Lalu, apa perbedaannya?

PURGING

Umumnya, purging merupakan reaksi percepatan regenerasi kulit sebagai bagian dari penyembuhan. Purging biasanya disebabkan oleh penggunaan bahan aktif seperti retinol, retinoid, AHA/BHA, vit C, benzoyl peroxide, dan bahan eksfoliator lainnya. Kandungan ini terkadang memberikan efek “bersih-bersih” yang bereaksi dalam bentuk bruntusan atau jerawat. 

Bersih-bersih yang dimaksud ilustrasinya seperti ini : di dalam permukaan wajah kita, udah ada bakal jerawat yang akan muncul ke permukaan. Nah ketika purging, jerawat yang sedang mengantri untuk timbul ke permukaan dipercepat oleh bahan aktif yang lagi kita gunakan. Tapi setelah semuaya yang mengantri sudah keluar, kulit jadi jauh lebih bersih. 

Biasanya timbulnya jerawat tidak akan berlangsung lama, tidak akan lebih dari 4 minggu. Selain itu letak jerawat dalam keadaan purging biasanya akan timbul di area wajah yang biasanya memang muncul jerawat.

Jadi, kalau kalian menalami purging setelah mencoba skincare dengan bahan aktif yang sudah disebutkan di atas, jangan buru-buru membuang produk skincare itu ya! hihi Beda kalau kalian menggunakan produk skincare yang bahan aktif bukan menjadi kandungan utama skincare tersebut, seperti cleanser atau moisturizer, kalian bisa langsung menghentikan pemakaiannya karena kemungkinan besar kalian mengalami breakout dan tidak cocok dengan produk tersebut.

Oiya aku juga pernah membahas tentang penyebab bruntusan dan cara mengatasi bruntusan di artikel sebelum-sebelumnyaa;)



Nah sekarang kita bahas tentang breakout!

BREAKOUT

Breakout merupakan reaksi penolakan kulit terhadap suatu produk skincare. Eits bukan hanya skincare loh, produk makeup juga bisa menyebabkan breakout. Biasanya yang penyebabnya adalah ketidak cocokan kita terhadap kandungan dalam produk tersebut atau terjadi karena eksfoliasi yang berlebihan. 

Kalau purging tidak berlangsung lama, berbeda dengan breakout. Kalau jerawatnya berlangsung lama lebih dari 4 minggu dan tidak ada tanda-tanda membaik, bisa dipastikan itu breakout. 

Selain berlangsung lama, kalian juga harus memperhatikan letak jerawat tersebut. Biasanya, breakout muncul di tempat yang jarang muncul jerawat. 

Kesimpulannya, jika kalian menggunakan produk makeup, cleanser, moisturizer, atau serum yang tidak punya efek “bersih-bersih” seperti bahan aktif, dan muncul jerawat atau bruntusan di tempat yang tidak biasa, bisa dipastikan kulit kalian sedang mengalami breakout

Lebih baik kalian stop penggunaannya dan pakai produk yang fokus untuk menyembuhkan jerawatnya terlebih dahulu yaaa. Saranku, jika kalian mengalami hal seperti ini, baca kembali kandungan dalam produk tersebut dan perhatikan kira-kira kandungan apa yang terkandung di dalamnya. Kalian bisa menjadikan itu indikator kalau kulit kalian tidak cocok dengan bahan-bahan tersebut.

Kalau aku, biasanya tidak cocok dan akan menalami breakout jika menggunakan skincare dengan kandungan mawar, tea tree, green tea, dan lemon. Nah, kalian udah tau belum bahan apa aja yang ngga cocok di kulit kalian?

Nah itu dia perbedaan purging dan breakout yang harus kita pahami. Jadi mulai sekarang, jangan lupa untuk cek kandungan produk skincare yang akan kalian gunakan yaaa!๐Ÿ˜

Comments

  1. Aku punya kulit sensitif...alhasil beberapa kali breakout saat coba skincare baru. Dan beneran seperti disebutkan di artikel ini..awalnya kukira purging, eh kok lama, sebulan lebih ga sembuh-sembuh jerawat dan bruntusannya. Wah, sudah ga cocok berarti..akhirnya nyembuhin itu dulu baru coba lainnya. Hiks. Itulah mengapa saat satu merk skin care maupun makeup sudah cocok aku ga gonta-ganti lagi. Takuuuut breakout kembali!

    ReplyDelete
  2. Wah ilmu baru lagi, emak jafi tahu istilah-istilah dalam perkosmetikan. Maklum emak jarang pakai make up paling bedak tabur dan pembersih doang

    ReplyDelete
  3. Oewalah, aku baru tahu ada namanya permasalahan kulit seperti ini. Memang kita harus perhatian sama kulit kita ya Mbak. Aku baru mulai lagi pakai skin care. Alhamdulillah belum ada efek yang menghawatirkan...

    ReplyDelete
  4. Waaah terima kasih penjelasannya. Jadi tahu nih istilah-istilah di dunia beauty blogger dan dunia per-skin-care-an. Wkwkwk.

    ReplyDelete
  5. Wih terimakasih Mba infonya. KuLit wajahku ini berminyak. Jadi bener2 suka kesel juga kalau udh oily dan muncul jerawat. Pantes ada jenis yang cepat sembuh, ada juga yg lama bgt.

    ReplyDelete
  6. Kalau pakai skin baru, biasanya saya bagus di awal malah.
    setelah beberapa hari baru de negatip negatipnya yang terasa...

    ReplyDelete
  7. Aku masih sulit bedain sih hehe tapi aku sendiri punya kulit yang sensitif ada pelembab dan foundation yang ga cocok di aku. Alhamdulillah sekarang jerawat nongol klo mau dapet aja satu dua biji.

    ReplyDelete
  8. Wah baru tau aku istilah breakout, berarti selama ini aku breakout, saampai pusing sendiri kok jerawat ga ilang2 udah sebulan.
    Mau lebih merhatiin kesehatan kulit deh abis baca blog kk ini

    ReplyDelete
  9. Asli deh, beneran ku baru tahu dua istilah dalam dunia per-beauty-an ini. Ckckck..kemana aja saya. Manfaat baca postingan tentang beauty ya gini salah satunya.

    ReplyDelete

Post a comment