MRT Hadir, Masyarakat Menyambut dengan Gembira

Saya adalah salah satu orang yang setia menggunakan transportasi umum. Dari mulai ojek konvensional di dekat rumah, angkot yang bisa berhenti dimana saja dan membuat jantung saya deg-degan karena kecepatannya sudah seperti mobil balap (hehe), kereta yang selalu banyak penumpangnya, bajaj dengan tarif sesuai kesepakatan, metromini yang selalu ada musisi-musisi jalanan, dan transportasi umum lainnya. Ditambah hal-hal menarik yang hanya bisa ditemukan di transportasi umum dan bisa melihat sisi lain dari masyarakat entah dari sisi semangat yang mereka tularan, lelahnya, begitu juga senang dan sedihnya.


Tidak banyak orang yang bisa merasakan hal-hal tersebut dan memilih kendaraan probadi mereka. Kenapa begitu? karena kurangnya rasa nyaman, macet, panas, polusi udara, polusi suara, keamanan yang masih kurang, dan fasilitas yang belum memadai. Akibat dari meningkatnya jumlah kendaraan yang terus menerus adalah kemacetan. Selain membuat kita lama diperjalanan, macet juga membuat kita menjadi stress, lelah, badmood, dan akhirnya jadi tidak produktif. 

Teringat ketika saya berada di salah satu negara maju, yaitu Korea Selatan, saya terkagum-kagum dengan rapihnya transportasi umum disana. Dari mulai di bandara sudah terintegrasi dengan subway 
menuju pusat kota, stasiun disana yang sudah tersebar luas, stasiun yang dekat dengan pemukiman, dan masyarakat yang selalu tertib mengikuti peraturan yang sudah dibuat untuk kenyamanan bersama menaiki transportasi umum. Kemacetan pun jarang terjadi disana.


Kabar baiknya, pemerintah kita tidak tinggal diam, banyak cara-cara yang sudah dilakukan untuk mengurangi kemacetan, contohnya seperti peraturan ganjil genap, contra flow,  Walaupun ternyata itu belum cukup mengurangi kemacetan di Jakarta. Tetapiiii saat ini pemerintah baru saja meresmikan transportasi baru di Jakarta, yaitu MRT. Horeeeee! Salah satu transportasi yang aku impi-impikan ada di Jakarta hehe

Sumber : Infografik MRT di jakartamrt.com

Jika kita lihat dari sejarahnya, MRT sudah mulai dibangun dari tahun 2013 dan mulai dioperasikan pada tahun 2019. Kepanjangan MRT adalah Mass Rapid Transit. MRT adalah salah satu proyek teknologi terbaik di Indonesia. MRT berada di dalam tanah dengan kedalaman kurang lebih 25 meter. Proses konstruksi MRT juga menggunakan teknologi tinggi sehingga kita tidak perlu khawatir berada di dalam tanah saat menaiki MRT. 

Pada tahap 1 ini terdapat 13 stasiun dari arah Lebak Bulus ke Bundaran HI yang berjarak 16 km. Satu rangkaian MRT terdapat 16 set kereta yag dapat memuat 1800 penumpang. Hal ini membuat MRT menjadi salah satu transportasi ideal di Indonesia. Selain keretanya, hal yang menarik adalah stasiun MRT itu sendiri. Ada enam stasiun yang berada di dalam tanah dan ada tujuh stasiun yang berada di jalan layang. Stasiun MRT juga bisa dibilang sangat berbeda dengan stasiun kereta yang biasa kita lihat jika kita menaiki commuterline. Terasa begitu sangat modern dan teratur. Fasilitas yang diberikan juga terbilang lengkap, hanya saja masih banyak yang belum ada Musholahnya. Tapi  buat kalian yang muslim, jangan khawatir, itu masih dalam tahap penyempurnaan.

Sumber : Infografik MRT di Jakartamrt.com

MRT hadir, produktifitas meningkat

Sejak diresmikannya MRT pada tahap I ini, banyak masyarakat dengan senang hati menggunakan transportasi modern ini. Kenyamanan, kemudahan, kecepatan, dan keamanan yang diberikan sudah bisa kita rasakan. Apalagi dengan jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta yang tepat waktu, bisa membuat penggunanya lebih tepat waktu. Selain itu, masyarakat juga semakin membiasakan diri dengan berjalan kaki karena jarak dari stasiun untuk menaiki MRT lumayan cukup jauh di setiap stasiunnya. Tidak perlu khawatir lagi terkena macet, panas, dan polusi di jalan, cukup dengan jalan kaki menuju stasiun MRT terdekat, dan kita bisa sampai ke tujuan dengan cepat dan nyaman tentunya.

MRT juga ramah disabilitas loh. Banyak fasilitas-fasilitas di MRT yang mengutamakan disabilitas, seperti pintu pengetapan khusus, elevator, toilet khusus, dan tentunya petugas yang siap sediaa membantu. Fasilitas lainnya bisa dilihat pada gambar dibawah ini.

Sumber : Infografik MRT di jakartamrt.com

Jadi, apakah kalian sudah mencoba transportasi modern ini? Kalau belum, yuk naik MRT dan kalian bisa merasakan sendiri keseruannya. Jangan lupa taati peraturan yang ada, tertib, dan jaga kebersihan yaa.




23 comments:

  1. Nah, setahu saya ketangguhan seseorang itu bia diakui kalau sudahmencoba semua moda angkutan publik di Jakarta. Keren, Mbak .... dirimu sudah terbiasa dengan semuanya :)

    Saya yang bukan warga Jakarta, walau pernah ke Jakarta suka ngeri kalo dengar soal angkot di Jakarta. Nah yang MRT ini, belum pernah lihat dan coba, moga suatu saat nanti bisa ikut merasakan kenyamanan MRT di Jakarta.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Idem sama saya.
      Saya juga bukan penduduk jekadah, dan hanya sesekali ke ibukota indonesia tercinta ini.
      Mudah mudahan ada kesempatan ngajakin anak anak ngebolang pake MRT

      Delete
  2. Saya salut ama gebrakan pemerintah lho, meski sebagian dana pinjaman tapi jelas penggunaannya ya Kak, coba jaman dulu, udah utang dimakan sendiri ama pemerintah. Semoga ntar menjalar ke kota-kota lain

    ReplyDelete
  3. Saya pernah jadi anker alias anak kereta selama 5 tahun di Jakarta. Pernah juga jadi pengguna setia kopaja Ragunan-Merdeka, pas zaman transjak masih sedikit yg beroperasi. Sedih sekali pas MRT udah jadi saya malah hijrah ke Bali. Kekeke. Belum pernah nyobain nih. Jadi sebuah keharusan kalo nanti mudik lagi ke Jakarta. Semoga semakin banyak transportasi massal yang nyaman dan aman untuk masyarakat.

    ReplyDelete
  4. Allhamdulillah ya Kak. Aku termasuk orang yang mensyukuri hadirnya MRT ini walaupun aku juga belum pernah menggunakannya. Padahal deket ya hihihi. Soalnya masih belum punya kesempatan mau pergi kemana dengan MRT hihihi. Semoga MRT ini semakin banyak di daerah-daerah lain ya. Amin

    ReplyDelete
  5. Aku juga salah satu pengabdi transportasi umum karena belum punya kendaraan roda empat dan nggak bisa mengendarai kendaraan roda dua, hehehe ...

    Ikut senang dengan kehadiran MRT di Jakarta, semoga bisa segera menyusul di kota-kota lainnya. Setuju bahwa pengelola masih harus memperhatikan ketersediaan tempat sholat untuk pengguna. Fasilitas vital banget, nih.

    Ketersediaan fasilitas modern juga harus diikuti dengan kemauan pengguna untuk bergerak, ya. Selama ini, masyarakat kita sudah sangat terlena dengan berangkat dari depan pintu, pulang diturunkan di depan pintu juga. Beda kalau memanfaatkan transportasi umum seperti MRT, commuterline, atau TransJakarta, harus mau jalan kaki dulu. Padahal, ini sangat menyehatkan lho, ya.

    ReplyDelete
  6. Pelan tapi pasti mulai ditata ya mb moda transportasi di tanah air. Semoga bisa mengurai kemacetan yang ada. Dan dengan nyamannya moda transportasi semoga membuat masyarakat beralih menggunakan transportasi umum...

    ReplyDelete
  7. Semakin keren aja ya moda transportasi kita di negara tercinta ini, khususnya di Jakarta.
    Makin modern.
    Semoga dengan beragam pilihan moda transportasi, bisa mengurai macet yang aduhai itu :)

    ReplyDelete
  8. Cuma bisa nyimak keseruan teman-teman di Jakarta yang naik MRT. Hahahah. Kapan yaa saya bisa coba naik MRT juga. Ini aja impian pengen naik kereta api belum juga terwujud. Huhuhu

    ReplyDelete
  9. MRT itu membantu banget lho, aku termasuk yang senang ada MRT karena jadi cepat banget. Aku biasa naik dari st.sudirman ke senayan, ya ampun ittu paling cuma butuh 10 menit lha. Udah giittu harganya masih terjangkaau, stasiunnya bersih, toilet dan musholla nya juga, lift nya juga, oh 1 yang menurut ku agak perlu hati2 yaitu eskalatornya cepat banget jadi klo bawa anak harus jangan ragu2 saat naiknya.

    ReplyDelete
  10. Aku suka banget sama MRT ini karena pas pernah mampir ke stasiunnya duh banget bagus deh..terus pas keretanya juga canggih banget sama AC nya dingin

    ReplyDelete
  11. Saya belum pernah coba naik MRT ini, Mbak Putri. Padahal kepingin, karena kan sedang hits. Pas ke Jakarta berlum beroperasi dan saya nyaman naik Busway, asal jangan pas jam berangkat atau pulang kerja hahaha.

    ReplyDelete
  12. duh saya belum sempat nyobain nih MRT di jkt. jadi pengen ke jkt seterlah baca artikel mba nya. tfs mba

    ReplyDelete
  13. Saya baru nyobain MRT sekali sih :D
    Rasanya kek gak percaya kalau moda transportasi itu ada di Indonesia ya mbak :D
    Dan emang enak keknya tapi blm terlalu banyak area yang bisa saya kunjungin.

    ReplyDelete
  14. Saya juga antusias bgt loh mulai dari proyek MRT sering diberitakan di TV sampe skng sdh beroperasi.. tapi sayangnya blm pernah ke JKt Dan sekitar ya.. jd blm pernah coba hehe

    ReplyDelete
  15. Kemarin aku baru nyobain naik MRT terus nyobain naik LRT. Naik MRT seru dan menarik menurutku. Fasilitas dan kerapian stasiunnya juga benar benar terjaga...

    ReplyDelete
  16. Di HK juga sangar rapih Mbak. Di sana bertahun tahun belum pernh mengalami yang namanya macet, karena di sana gak ada kendaraan motor, mobil pribadi juga sangat jarang. Orang lebih suka menggunakan kendaraan umum karena memang nyaman. Semoga di indonesia kelak busa seperti itu.

    ReplyDelete
  17. Saya belum pernah naik MRT, Mbak. Belum ke Jakarta lagi sejak tahun 2018 lalu. Semoga saja segera. Saya rindu memandang gedung pencakar langit, mobil yang tak henti lewat, naik ke jembatan penyeberangan, juga aneka moda transportasi modern (jika dibandingkan dengan kota saya).

    Biasanya memang saya langsung beli kartu kereta dan BRT. Pulangnya diredeem atau dijadikan kenang-kenangan.
    Kelak, harus juga mencoba MRT ini.

    ReplyDelete
  18. Alhamdulillah MRT ini ramah thdp penyandang Disabilitas, pastinya mereka jadi nyaman banget ya mbak buat naik MRT

    ReplyDelete
  19. Liburan kemarin anakku aku ajak naik MRT dan meraka seneng banget, MRT ramah anak dan penyandang disabilitas juga loh...

    ReplyDelete
  20. Lihat foto kemacetan di Jakarta ngeri juga karena pastinya terjebak lama sekali di jalanan dan jadi mudah lelah secara fisik plus psikis.
    Syukurlah ada MRT, saya jadi pengen coba. Ngerasain kayak lagi syuting drakor di dalam MRT, hi hi.
    Semoga MRT masuk kota besar lainnya yang rawan macet.

    ReplyDelete
  21. Saya ingin sekali naik MRT, tapi belum punya kesempatan. Semoga transportasi Indonesia semakin baik lagi ke depannya. Dan MRT juga bisa jadi solusi di kota-kota besar lainnya, termasuk Surabaya dan Medan.

    ReplyDelete
  22. adik saya nih yang pernah naik, keren katanya..kayak di Korea hehe
    Semoga saya bisa kesampaian naik MRT juga

    ReplyDelete

Featured post

Exfoliating Toner Lokal : Avoskin Miraculous Refining Toner (Review)

Hiii everyone! Siapa yang belum tau Avoskin ? Brand lokal yang kualitasnya tidak bisa diremehkan. Dari mulai Avoskin PHTE merek...

Subscribe